Agung Putra University Library

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Nalar Publik Ilmu dan Agama
Penanda Bagikan

Text

Nalar Publik Ilmu dan Agama

M. Najib Yuliantoro - Nama Orang;

Tujuan utama buku ini adalah untuk mempertahankan pandangan bahwa sekularisasi merupakan salah satu penyebab munculnya ‘politisasi’ dalam ilmu dan agama dan menjadi salah satu faktor utama lahirnya problem ketidakseimbangan relasi ilmu dan agama pada nalar publik masyarakat demokratis. Untuk mengukuhkan pandangan tersebut, buku ini menyuguhkan pemetaan bentuk politisasi dalam ilmu dan agama berdasarkan tiga kasus di Pakistan, Amerika Serikat, dan India, dengan menggunakan dua pendekatan model multidimensional Stenmark: dimensi sosiologis dan dimensi teleologis-ideologis; menganalisis ilmu dan agama dengan menggunakan perspektif nalar publik John Rawls untuk memberi panduan prosedural tentang bagaimana suatu “relasi politis” masyarakat demokratis konstitusional dapat dicapai secara adil, bebas, dan setara. Penulis buku ini menujukkan setidaknya terdapat empat bentuk politisasi ilmu dan agama: integrasi politis, konflik politis, integrasi sosiologis, dan konflik sosiologis. Temuan ini membuktikan bahwa bentuk konflik dan integrasi dalam ilmu dan agama telah mengalami pergeseran, dari yang sebelumnya—menurut model Barbour dan Haught—berada di level teoritis dan teologis, kini bergeser di level politis dan sosiologis. Adanya konflik dan integrasi di level politis dan sosiologis meniscayakan adanya ketimpangan “relasi politis” pada dua level tersebut. Berdasarkan perspektif nalar publik Rawls, pada level politis, telah dianalisis bahwa pada tiga kasus politis di tiga negara tersebut memiliki kadar prosedur berbeda-beda dalam merumuskan sebuah konsepsi keadilan politik, yang sebagian besarnya tidak memenuhi struktur logis nalar publik sebagaimana dirumuskan oleh Rawls. Ini sekaligus bukti bahwa, dalam konteks sosiologi eksternal ilmu, tantangan pengembangan ilmu datang begitu kuat dari kuasa negara. Ilmu telah bergeser menjadi “saintisme-politis”, khususnya melalui kuasa negara, ilmu dikooptasi oleh kepentingan instrumental pemahaman tertentu untuk tujuan-tujuan rekayasa sosial.


Ketersediaan
#
My Library 201.65 MNA n
AP00578B
Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
201.65 MNA n
Penerbit
Yogyakarta : Gadjah Mada University Press., 2021
Deskripsi Fisik
15.5x23cm ; xii+102 hlm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
9786023869343
Klasifikasi
201.65
Tipe Isi
text
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
Filsafat
Ilmu dan Agama
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Agung Putra University Library
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Agung Putra University Library brings a renewed commitment to higher service quality. Located on the 3rd floor, west wing of the Agung Putra University building, we hold thousands of up-to-date book collections and scholarly references, specially curated to support the coursework and research needs of both students and faculty.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?